Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jumat, 18 Februari 2022

Aksi Nyata - Budaya Positif


Budaya positif di lingkungan sekolah merupakan nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, serta kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang berpihak pada murid agar mereka mampu berkembang menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat dan bertanggung jawab. Disiplin positif bertujuan untuk menanamkan motivasi intrinsik pada murid untuk menjadi orang yang mereka inginkan serta menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Ketika mereka memiliki motivasi tersebut, maka murid telah memiliki motivasi intrinsik yang memiliki dampak jangka panjang, yaitu motivasi yang tidak akan terpengaruh pada adanya hukuman, hadiah, atau penghargaan. Mereka akan tetap berperilaku baik dan berlandaskan nilai-nilai kebajikan karena mereka ingin menjadi orang yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang mereka hargai.

Setiap tindakan atau perilaku yang kita lakukan di dalam kelas dapat menentukan terciptanya sebuah lingkungan positif. Perilaku warga kelas tersebut menjadi sebuah kebiasaan, yang akhirnya membentuk sebuah budaya positif. Agar terbentuk budaya positif hal pertama yang perlu diciptakan dan disepakati adalah keyakinan-keyakinan atau prinsip-prinsip dasar bersama di antara warga kelas. Suatu keyakinan akan lebih memotivasi seseorang dari dalam, atau memotivasi secara intrinsik. Seseorang akan lebih tergerak dan bersemangat untuk menjalankan keyakinannya, daripada hanya sekedar mengikuti serangkaian peraturan (Gossen : 1998).

Sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 4, beberapa kegiatan Aksi Nyata yang sudah saya lakukan pada paket Modul 1 antara lain :

Koordinasi dengan Kepala Sekolah terkait Aksi Nyata yang akan dilakukan


Melakukan sosialisasi kepada rekan sejawat terkait materi pada paket Modul 1
Foto :


Video :

Melakukan assesment diagnostik dan penyampaian rencana kegiatan di awal semester bersama rekan sejawat satu jenjang kelas 6 dan murid


Membuat keyakinan kelas berdasarkan kesepakatan kelas



Menyusun struktur pengurus kelas untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan murid serta tanggungjawab berdasarkan kesepakatan kelas


Membuat kesepakatan bersama sebelum melakukan kegiatan di luar pembelajaran


Melakukan restitusi pada penanganan kasus murid yang tidak mengerjakan tugas sekolah
















Rabu, 02 September 2020

Manfaat Rambu-rambu Lalu Lintas


Ketika di jalan raya, kita sering sekali melihat beberapa tanda, benda, atau rambu-rambu lalu lintas. Mulai saat kita mau menyeberang jalan, setelah kita tengok kanan dan kiri dan lampu lalu lintas sudah berwarna merah, maka kita berjalan melewati zebra cross. Adanya lampu lalu lintas tersebut juga membuat jalan raya menjadi lebih teratur. Kita patut bersyukur dan berterimakasih pada Garret Augustus Morgan yang menemukan lampu lalu lintas.

Saat kalian bepergian, tentunya kalian mematuhi peraturan lalu lintas kan? Dengan mematuhi peraturan lalu lintas, kita memperoleh hak untuk selalu merasa aman. Rasa aman tersebut tercipta karena manusia saling menghargai hak orang lain. Tidak hanya lampu lalu lintas, di jalan kita juga menemukan banyak rambu-rambu. Yuk kita belajar lebih lanjut melalui video tentang jenis-jenis dan arti dari rambu-rambu lalu lintas. Selamat belajar!!

1. Rambu Peringatan, cek video penjelasannya DISINI

2. Rambu Larangan, cek video penjelasannya DISINI 

3. Rambu Perintah, cek video penjelasannya DISINI

Senin, 31 Agustus 2020

Kosakata Baku dan Non Baku dalam Teks Eksplanasi

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi merupakan penjelasan sebuah proses terkait peristiwa alam. Teks ini berfungsi untuk memberikan penjelasan yang disusun rapi sesuai dengan sebab akibatnya. Sistematika teks ini terdiri dari pernyataan yang bersifat umum (pembuka), pernyataan atau uraian yang menjelaskan pembuka (isi), dan kesimpulan atau pesan (penutup).

Ayo Membaca Teks Eksplanasi


Ayo Berlatih

Temukan kosakata non baku pada teks eksplanasi di atas! Setelah menemukan, perbaikilah dengan menulis di tabel berikut ini.







Minggu, 29 Maret 2020

Apa itu Poster?

Pengertian Poster
Poster merupakan suatu desain grafis yang didalamnya terdapat gambar dan kata-kata pada kertas yang ukurannya besar, isinya memuat tentang informasi dan ditempel di tempat-tempat umum agar dapat dilihat dan dibaca oleh banyak orang. Poster bersifat untuk mencari perhatian banyak orang, poster juga bisa menjadi sarana untuk mempromosikan produk, jasa, kegiatan, seputar pendidikan, dan lain sebagainya.

Tujuan Poster
Poster bertujuan untuk memberikan informasi, mengajak, dan menghimbau banyak orang untuk melakukan sesuatu seperti apa yang digambarkan atau dituliskan pada poster tersebut.

Ciri-ciri Poster
Poster memiliki beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut :
1. Memadukan antara unsur gambar dan kata-kata yang dibuat pada kertas berukuran besar.
2. Mengandung unsur-unsur warna yang mencolok dengan tujuan dapat menarik perhatian.
3. Berisikan kalimat-kalimat yang cukup singkat, jelas, dan mudah dimengerti pembaca.
4. Mengandung unsur gambar yang menarik, agar membuat orang penasaran untuk melihat dan membaca informasi yang ada di dalamnya.

Prinsip Desain Poster
1. Keseimbangan (Balancing)
Keseimbangan merupakan prinsip dalam komposisi yang menghindari kesan berat sebelah atas suatu bidang atau ruang yang diisi dengan unsur-unsur rupa.
2. Alur Baca (Movement)
Alur baca yang diatur secara sistematis oleh desainer untuk mengarahkan "mata pembaca" dalam menelusuri informasi, dari satu bagian ke bagian yang lain.
3. Penekanan (Emphasis)
Penekanan bisa dicapai dengan membuat judul atau ilustrasi yang jauh lebih menonjol dari elemen desain lain berdasarkan urutan prioritas. Penekanan bisa dicapai dengan perbandingan ukuran, latar belakang kontras dengan tulisan dan gambar, perbedaan warna yang mencolok, memanfaatkan bidang kosong, serta perbedaan jenis ukuran, dan warna huruf.

Kesatuan (Unity)
Beberapa bagian dalam poster harus digabung atau dipisah sedemikian rupa menjadi kelompok-kelompok informasi.

Kesan (Specific Appeal) 
Poster dirancang untuk keperluan khusus berdasarkan suatu tema. Hal ini untuk memberikan kesan suatu sentuhan yang sesuai dengan produk, acara, atau layanan.

Jumat, 09 November 2018

Perjuangan Sultan Hasanuddin


Sultan Hasanuddin ialah raja dari Kerajaan Islam Gowa-Tallo di Makassar, Sulawesi Selatan. Oleh Belanda, ia dijuluki ‘Ayam Jantan dari Timur’ karena kegigihan dan keberaniannya melawan Belanda. Ia membela kepentingan kerajaannya dan kepentingan rakyatnya dengan gigih. Ia berusaha menegakkan kedaulatan dan memperluas wilayah kerajaan. Ia berhadapan dengan Aru Palaka, Raja Bone yang dibantu oleh Belanda.

Sultan Hasanuddin dikenal arif dan bijaksana. Beliau merasa sedih karena harus bertempur melawan keluarga sendiri. Arung Palakka La Tenri Tatta to Erung sudah seperti saudara kandung sendiri. Sultan Hasanuddin mempertimbangkan bahwa pertumpahan darah di kalangan orang Makassar dan Bugis harus segera dihentikan. Sultan Hasanuddin berusaha menggabungkan kekuatan kerajaan-kerajaan kecil di sekitar kerajaannya untuk melawan Belanda.

Karena perjuangan dan jasa-jasanya, nama Sultan Hasanuddin diabadikan sebagai nama jalan dan universitas di Makassar, Sulawesi Selatan. Pemerintah bahkan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Hasanuddin.

Setelah wafat, Sultan Hasanuddin dimakamkan di kompleks pemakaman raja-raja Gowa di Sulawesi Selatan.

Kompleks pemakaman raja-raja merupakan peninggalan sejarah yang perlu dijaga kelestariannya. Kompleks pemakaman ini pun dijadikan objek pembelajaran sejarah bagi bangsa Indonesia.