Jumat, 15 Juli 2022
3.3.a.10. Aksi Nyata - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid
Jumat, 03 Juni 2022
Jurnal Refleksi - Minggu 21
Jurnal Refleksi - Minggu 22
Jumat, 29 April 2022
Koneksi Antarmateri
Koneksi Antarmateri
Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran
Jumat, 18 Februari 2022
Aksi Nyata - Budaya Positif
Budaya positif di lingkungan sekolah merupakan nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, serta kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang berpihak pada murid agar mereka mampu berkembang menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat dan bertanggung jawab. Disiplin positif bertujuan untuk menanamkan motivasi intrinsik pada murid untuk menjadi orang yang mereka inginkan serta menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Ketika mereka memiliki motivasi tersebut, maka murid telah memiliki motivasi intrinsik yang memiliki dampak jangka panjang, yaitu motivasi yang tidak akan terpengaruh pada adanya hukuman, hadiah, atau penghargaan. Mereka akan tetap berperilaku baik dan berlandaskan nilai-nilai kebajikan karena mereka ingin menjadi orang yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang mereka hargai.
Setiap tindakan atau perilaku yang kita lakukan di dalam kelas dapat menentukan terciptanya sebuah lingkungan positif. Perilaku warga kelas tersebut menjadi sebuah kebiasaan, yang akhirnya membentuk sebuah budaya positif. Agar terbentuk budaya positif hal pertama yang perlu diciptakan dan disepakati adalah keyakinan-keyakinan atau prinsip-prinsip dasar bersama di antara warga kelas. Suatu keyakinan akan lebih memotivasi seseorang dari dalam, atau memotivasi secara intrinsik. Seseorang akan lebih tergerak dan bersemangat untuk menjalankan keyakinannya, daripada hanya sekedar mengikuti serangkaian peraturan (Gossen : 1998).
Sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 4, beberapa kegiatan Aksi Nyata yang sudah saya lakukan pada paket Modul 1 antara lain :
Koordinasi dengan Kepala Sekolah terkait Aksi Nyata yang akan dilakukan
Rabu, 02 September 2020
Manfaat Rambu-rambu Lalu Lintas
Ketika di jalan raya, kita sering sekali melihat beberapa tanda, benda, atau rambu-rambu lalu lintas. Mulai saat kita mau menyeberang jalan, setelah kita tengok kanan dan kiri dan lampu lalu lintas sudah berwarna merah, maka kita berjalan melewati zebra cross. Adanya lampu lalu lintas tersebut juga membuat jalan raya menjadi lebih teratur. Kita patut bersyukur dan berterimakasih pada Garret Augustus Morgan yang menemukan lampu lalu lintas.
Saat kalian bepergian, tentunya kalian mematuhi peraturan lalu lintas kan? Dengan mematuhi peraturan lalu lintas, kita memperoleh hak untuk selalu merasa aman. Rasa aman tersebut tercipta karena manusia saling menghargai hak orang lain. Tidak hanya lampu lalu lintas, di jalan kita juga menemukan banyak rambu-rambu. Yuk kita belajar lebih lanjut melalui video tentang jenis-jenis dan arti dari rambu-rambu lalu lintas. Selamat belajar!!
1. Rambu Peringatan, cek video penjelasannya DISINI
2. Rambu Larangan, cek video penjelasannya DISINI
3. Rambu Perintah, cek video penjelasannya DISINI
Senin, 31 Agustus 2020
Kosakata Baku dan Non Baku dalam Teks Eksplanasi
Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi merupakan penjelasan sebuah proses terkait peristiwa alam. Teks ini berfungsi untuk memberikan penjelasan yang disusun rapi sesuai dengan sebab akibatnya. Sistematika teks ini terdiri dari pernyataan yang bersifat umum (pembuka), pernyataan atau uraian yang menjelaskan pembuka (isi), dan kesimpulan atau pesan (penutup).
Ayo Membaca Teks Eksplanasi
Ayo Berlatih
Temukan kosakata non baku pada teks eksplanasi di atas! Setelah menemukan, perbaikilah dengan menulis di tabel berikut ini.
Minggu, 29 Maret 2020
Apa itu Poster?
Jumat, 09 November 2018
Perjuangan Sultan Hasanuddin
Berkomunikasi Menggunakan Cahaya dan Cermin
Selasa, 30 Oktober 2018
Kisi-kisi dan Materi UP PPG 2018
Senin, 22 Oktober 2018
Puisi Jalak Bali
Sabtu, 21 Juli 2018
Kompetensi Pedagogik
Masyarakat Informasional di Indonesia
Rabu, 08 November 2017
Menyanyi sebagai Ice Breakers
Rabu, 25 Oktober 2017
Rangkuman IPA Hubungan Gaya dan Gerak
1. Benda bergerak karena mendapatkan gaya.
2. Tarikan atau dorongan dinamakan gaya.
3. Gaya dapat menyebabkan benda berubah bentuk, benda berubah arah gerak, dan mengubah keadaan benda dari diam menjadi bergerak dan sebaliknya.
4. Untuk melakukan suatu gaya diperlukan energi.
5. Alat untuk mengukur besarnya gaya disebut dinamometer.
6. Satuan gaya adalah Newton.
7. Jenis gaya berdasarkan sumbernya antara lain gaya gesek, gaya otot, gaya pegas, gaya listrik, gaya magnet, dan gaya gravitasi.
8. Untuk mengurangi gaya gesek pada mesin atau rantai digunakan minyak pelumas.
9. Gaya magnet senama tolak menolak, sedangkan tidak senama akan tarik menarik.
10. Jungkat jungkit akan seimbang jika jarak beban dari titik setimbang sama.
11. Pada traktor pegas, jika karetnya kencang maka geraknya cepat. Namun jika karet kendur maka gerak traktor lambat.
12. Pada ketapel, jika tarikannya kencang maka batu kerikil akan terlontar jauh.

















